Aku punya ide bikin partai baru ,Namanya partai anjing.
Logo gambar partai, garis segilima.Tengahnya gambar anjing.
Orang-orang brengsek yang suka makan uang rakyat, Harus masuk ke partai anjing.
Orang-orang jujur disingkirkan perlahan-lahan, kerjaanya partai anjing.
Habisin anggaran pajak, dari uang rakyat dan rakyat dikorbankan kerjaannya partai anjing.
Maen perempuan dan yang suka jalan-jalan merapat ke partai anjing.
Bikin undang-undang biar rakyat kebingungan, itulah partai anjing ...
~Ikhsan Skuter~
Hallo...
Serangkaian kata diatas hanyalah sedikit gambaran sistem politik yang terjadi di Indonesia , dimana semuanya saling sikut - menyikut demi mengejar kekuasaan . Mekanisme ilmu bar-bar selalu diperlihatkan kepada rakyat, dimana yang kuat akan selalu menindas yang lemah dan yang lemah akan semakin tertindas.
Sistem Politik Indonesia adalah sebuah sistem politik yang berlaku di Indonesia. Faktor yang mempunyai nilai abadi sebagai fundamen dan merupakan konsekuensi pendirian Negara Indonesia, seperti filsafat Negara dan lain sebagainya, dalam banyak hal. Walaupun bersifat transcendental tapi sudah nyata diterima sebagai suatu kenyataan kiranya perlu dipertimbangkan pengaruhnya terhadap sistem politik Indonesia.
walaupun dipergunakan pendekatan yang menyisihkan pengaruh falsafah sebagai hasil aktivitas merenun-renung.Kemudian dapat diuraikan lebih lanjut bahwa pada sistem politik Indonesia akan ditemui faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Suatu sistem, termasuk sistem politik, harus secara terbuka pengaruh dari lingkungannya, disamping juga dapat mengubah lingkungannya.
Maka dari itu saya pribadi mengamati, dan memandang semua organisasi internal maupun eksternal di Indonesia , baik itu ormas,organisasi muslim atau parpol . saya katakan semua adalah organisasi yg tersusun, tertata, rapih , baik dan memiliki AD-ART masing-masing dengan visi misi yang telah diciptakan untuk mambangun organisasi itu. Tetapi terkadang yang membuat salah pada zaman ini , dimana citra (nama) organisasi besar selalu dijadikan tameng dan alat produksi oleh segelintir oknum yg tidak bertanggung jawab untuk menghasilkan suatu keuntungan pribadi ataupun kelompok , lagi-lagi suatu kepentingan individu yang di buat oleh oknum tertentu yang mengakibatkan dampak begitu besar. Bukan berbicara kualitas lagi tetapi kuantitas yang dijual ...
Sistem Negara ini pun seperti itu karena ada suatu perundingan maka akan muncullah suatu kepentingan individu ataupun kelompok. Kita dapat merasakan dampak yg dibuat:
1. timur leste memisahkan diri dari NKRI
2. SDA kita dikuasai oleh pihak asing
3. UUD 1945 dijadikan tameng untuk kepentingan kapitalisme ( pemodal)
4. Kapitalisme berlomba-lomba untuk investasi , menguasai setiap sudut NKRI
5. Sistem pemerintah lebih pro terhadap pihak asing dibandingkan dengan rakyatnya .
6. Dari sistem yg di sebabkan pemerintah maka muncullah akibat yg dibuat , dan mengakibatkan kegelisahan rakyat terhadap penjajahan oleh pihak asing.
7. Tuan rumah yang selalu tunduk dengan pendatang .
8. Menjadikan ketergantungan pihak asing pada saat ini.
9. Efek SDM asing sudah dirasakan
10. Masyarakat ekonomi ASEAN adalah suatu pintu kehancuran bangsa .
Masih banyak lagi dampak dari sebab dan akibat pemerintahan dalam menjalankan sistem yang tidak sesuai dengan nilai ideologi kita yaitu PANCASILA, dimana nilai - nilai pancasila seharusnya mengajarkan , menuntun & sebagai pedoman bangsa Indonesia dalam menerapkan dan menjalankan suatu sistem pemerintahan negara dengan baik & harus pro terhadap rakyatnya . Ini seakan ideologi kita tidak berjalan dengan rull yang telah di gariskan dalam nilai Pancasila , dimana rakyat saat ini masih saja merasakan kemiskinan , kelaparan dan kesensaraan yang telah diakibatkan oleh sistem yang saat ini sedang dijalankan. Jauh dari kata KESEJAHTERAAN & KEADILAN yang di rasakan oleh suatu warga negara (rakyat) pada hari ini.
Kita ketahui makna nilai sila ke-5 yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tidak benar-benar berjalan dalam situasi hari ini melihat kondisi bangsa ini yang sudah mulai goyang dan berpencar.
Contoh : Hari ini Budaya gotong royong semakin memudar karena tergerus oleh zaman globalisasi , bisa saja budaya itu akan hilang selamanya dari bangsa ini. Karena sistem yang telah memunculkan budaya individualisme bukan sosialisme ? Siapa yang harus disalahkan ketika keadaan Indonesia saat ini sedikit goyang dan genting?
Bisa saja ramalan tahun 2030 benar-benar terjadi , apakah bangsa Indonesia sudah siap akan hal itu ? Perang bisa saja datang dan pergi , masa depan tidak akan ada yang tau. Tetapi seharusnya mengatasi situasi masa depan kelam , pemerintah harus memciptakan, membangun dan mewujudkan bangsa yang Cerdas untuk menghadapi situasi yang di takuti oleh suatu bangsa yaitu PERCERAIAN & KEHANCURAN negaranya.
Negara ini belum MERDEKA , kemerdekaan bangsa bukanlah hanya pengakuan negara lain dan sejarah saja . Tetapi KEMERDEKAAN seutuhnya suatu bangsa harus sepenuhnya dirasakan oleh seluruh rakyatnya & maka KEMERDEKAAN seutuhnya haruslah MERDEKA100% bung!!!
Orang pintar di Indonesia ada ratusan, puluhan bahkan ribuan . Tapi ingat pintarnya ngapain dulu, pintar ngibulin atau ngebohongin orang mah banyak wkwkwkkw
Tetapi orang CERDAS di Indonesia jarang bahkan langkah yaaa ,setiap ada orang Cerdas pasti pelan-pelan di singkirkan karena terlalu berbahaya dan menganggu kepentingan suatu oknum tertentu.
So ngeri kalo kita mengamati politik yang terjadi hari ini , sebenarnya gampang yaaa. Siapapun yang jadi presiden atau dari parpol manapun kenapa engga kita bersatu dan bersama membangun , mensejahterahkan dan mengubah sistem negara menuju yang terbaik dan berkeadilan terhadap seluruh rakyat indonesia . Tanpa harus berantem dan bergesekan karena keegoisan kepentingan semata.
satu negara , satu rumah dan satu lingkungan, kenapa tidak bersatu , berjuang dan merebut negara kita dari jajahan pihak asing . SDA kita rebut & mengusir pihak asing , niscaya rakyat akan sejahterah, negara akan MERDEKA100%!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar